MENGURAI SENYUM PETANI RUMPUT LAUT DI KABUPATEN MUNA

       petani muna

     Kemiskinan adalah pemandangan umum yang banyak terjadi di daerah pesisir pantai di Indonesia. Hasil kajian dari Kementrian Perikanan dan Kelautan (KKP), jumlah warga miskin di Indonesia didominasi oleh penduduk di wilayah pesisir. Jumlahnya kini mencapai 7,9 juta jiwa atau 25 persen dari total penduduk miskin  di Indonesia. Salah satu Kabupaten di Indonesia dengan jumlah kemiskinan yang cukup tinggi adalah Kabupaten Muna. Data kemiskinan kabupeten Muna sebesar 14,46 % (Kabupaten Muna Dalam Angka, 2016). Di sisi lain Indeks Pembangunan manusia di Kabupaten Muna menempati posisi 10 dari 12 Kabupaten/Kota di Sulawesi Tenggara.

       Di tahun 2013-2014 USAID bekerjasama dengan Ocean Fresh untuk mengembangkan rumput laut di Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Konawe Selatan dan Kabupaten Muna. Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan nilai tambah rumput laut di Sulawesi Tenggara melalui penerapan inovasi pengolahan rumput laut serta akses pasar yang berkeadilan. Peningkatan nilai tambah dari rumput laut ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kabupaten Muna.

Pelatihan pembuatan Alkali Treated Spinosum (ATS) oleh Ocean Fresh dan USAID

Pelatihan pembuatan Alkali Treated Spinosum (ATS) oleh Ocean Fresh dan USAID

      Tahun 2014 Ocean Fresh dan USAID memberikan pelatihan kepada petani di Desa Bahari (Kecamatan Napabalano) dan Desa Gonebalano (Kecamatan Duruka). Pelatihan yang diberikan kepada petani adalah pembuatan rumput laut Alkali Treated Spinosum (ATS). Hasil olahan ATS ini dibeli Ocean Fresh dengan harga 5 kali lebih tinggi  dibandingkan jika dijual bahan baku.

Info grafis pemberdayaan petani di Kabupaten Muna dan Konawe selatan

Info grafis pemberdayaan petani di Kabupaten Muna dan Konawe selatan

       Hasil dari pelatihan kepada petani rumput laut di Kabupaten Muna, menunjukkan tren yang positif. Sejak tahun 2014 sampai tahun 2016 produksi rumput laut ATS terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2014 produksi rumput Laut ATS sebanyak 178,24 kg, tahun 2015 sebanyak 3146,8 kg, sedangkan di tahun 2016 sebanyak 6445,75 kg. Dalam kurun waktu dua tahun produksi ATS meningkat sampai 3516 %. Peningkatan produksi juga diikuti dengan peningkatan jumlah transaksi keuangan. Transaksi keuangan dari petani  dengan Ocean Fresh juga terus mengalami kenaikan dari tahun 2014 sampai tahun 2016. Di tahun 2014 transaksi keuangan sebesar Rp 4.456.000,00, tahun 2015 sebesar Rp 78.670.000,00 dan tahun 2016 sebesar Rp 161.143.750,00. Peningkatan transaksi keuangan tersebut memberikan pengaruh yang positif dalam peningkatan kesejahteraan petani rumput laut.

Proses Pengepakan ATS untuk dikirim ke Ocean Fresh

Proses Pengepakan ATS untuk dikirim ke Ocean Fresh

     Pak Kores, salah satu tokoh petani di Kabupaten Muna sangat merasakan dampak kerjasama antara petani dengan Ocean Fresh. Ketika di wawancarai  lewat telepon, Pak Kores menyatakan bahwa kerjasama dengan Ocean Fresh memberikan jaminan harga yang stabil. Menurut Pak kores, harga rumput laut yang dijual ke pengepul/tengkulak di sekitar desanya tidak bisa memberikan kepastian harga. Kadang harga rumput laut bisa sangat jatuh, sehingga merugikan petani. Di sisi lain, selain jaminan harga, pak kores dapat dengan mudah mendapatkan akses kredit untuk pengadaan bibit,  sarana prasarana budidaya dan pengolahan rumput laut. Kredit yang diberikan kepada petani sangat meringankan karena tidak menggunakan bunga. Berbagai fasilitas dari Ocean Fresh dan jaminan pasar yang berkeadilan membuat petani lebih bisa tersenyum dengan masa depan rumput laut di desanya.

Warung makan Rumput Harapan II

Warung makan Rumput Harapan II

        Selain mengajari petani untuk mengolah rumput laut menjadi ATC, Ocean Fresh dan USAID juga mengajari masyarakat untuk membuat diversifikasi produk dari rumput laut di Rumba Rumba, Konawe Selatan . Dari hasil pelatihan terdapat 2 UKM berhasil menjual produk hasil olahan rumput laut. Di Rumba-rumba sampai saat ini terdapat 2 warung penjual produk olahan rumput laut. Pertama adalah Warung Harapan I yang menjual mi bakso rumput laut (daing/ikan). Kedua Warung Harapan II yang menjual mi bakso rumput laut (ikan/cumi/daging) dan  siomay ikan-rumput laut.

 

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *